Tuesday, 30 August 2011

Ganda Putra dan Putri Indonesia Juara Vietnam Open Grand Prix 2011

                                          Teknik Smash dan Lompat Bulutangkis.

Gelar juara dipersembahkan pebulutangkis Indonesia dari Vietnam dari pebulutangkis Pelatnas Cipayung, Anneke Feinya Agustin/ Nitya Krishinda Maheswari dan Angga Pratama/Ryan Agung Saputra malam ini (Minggu, 28/08/11).

Pasangan ganda putri Indonesia, Anneke/Nitya yang menjadi unggulan lima memupuskan harapan Singapura, Shinta Mulia Sari/Lei Yao unggulan dua dalam pertarungan ‘’super ketat’ dua game yang melelahkan dengan skor 23-21, 26-24 dalam waktu satu jam. Kemenangan Anneke/Nitya mala mini menambah rekor kemenangan 2-0 atas Shinta/Lei, terakhir Anneke/Nita meraih kemenangan pada Malaysia Open Grand Prix 2011 bulan April dengan skor 21-19, 21-10.

‘’Pada akhir game pertama dan kedua mainnya terlalu bernafsu, untung saya coba sabar, akhirnya menang,’’ ungkap Nitya usai pertandingan kepada Antara. ‘’Permainan Fenya di depannya bagus, jadi saya enak di belakang,'' tambah Nitya.

Gelar kedua Indonesia dipersembahkan ganda putra Angga/Ryan dalam pertarungan yang menegangkan selama 45 menit. Angga/Ryan unggulan lima memetik kemenangan atas ganda putra Singapura bukan unggulan, Danny Bawa Chrisnanta/ Chayut Triyachart dalam pertarungan tiga game 21-12, 16-21, 21-19.

Kemenangan Angga/Ryan memupuskan harapan Singapura untuk meraih gelar keduanya. Sementara Anneke/Nitya sebelumnya juga membungkam wakil Singapura, Shinta Mulia Sari/Lei Yao. Di nomor tunggal putri, Singapura berjaya melalui pebulutangkisnya, Fu Mingtian yang meraih gelar juara dengan menaklukkan pebulutangkis Jepang, Kaori Imabeppu 21-18, 16-21, 21-8 .

Sukacita juga melanda warga Vietnam yang menjadi tuan rumah, pasalnya pebulutangkis tunggal putranya, Nguyen Tien Minh yang menjadi unggulan satu sukses membungkam Sho Sasaki dari Jepang hanya dalam dua game, 21-13, 21-17.

Sementara Rusia juga patut bersukacita setelah pasangan Vitalij Durkin/ Nina Vislova yang menjadi unggulan tiga membawa pulang gelar juara. Di partai fial Vitalij Durkin/Nina Vislova menekuk satu-satunya wakil Korea, Eui Seok Chung/ Hyun Young Yoo 21-16, 21-13. (*)

Hasil Pertandingan Babak Final (Minggu, 28/08/11)
Ganda Campuran:
- Vitalij Durkin/Nina Vislova [3][RUS] vs Eui Seok Chung/Hyun Young Yoo [KOR] 21-16, 21-13
Tunggal Putri:
- Mingtian Fu [SIN] vs Kaori Imabeppu [JPN] 21-18, 16-21, 21-8
Tunggal Putra:
- Tien Minh Nguyen [1][VIE] vs Sho Sasaki [2][JPN] 21-13, 21-17
Ganda Putri:
- Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari [5] ( INA ) vs Shinta Mulia Sari/Lei Yao [2] [SIN] 23-21, 26-24
Ganda Putra:
- Angga Pratama/Ryan Agung Saputra [5]( INA ) vs Danny Bawa Chrisnanta/Chayut Triyachart [SIN] 21-12, 16-21, 21-19.

Monday, 29 August 2011

Stoner Juara GP Di Indianapolis USA

USA , Indianapolis – Casey Stoner membuktikan yang tercepat. Selain itu sangat berpeluang merebut gelar juara dunia MotoGP musim ini setelah memenangi GP Indianapolis, Senin dini hari WIB, yang merupakan kemenangan ketiga beruntun sekaligus yang ketujuh musim ini.

Pembalap Repsol Honda asal Australia yang melakukan start dari posisi terdepan ini sempat didahuli oleh rekan setimnya, Dani Pedrosa, tapi setelah tujuh putaran, ia berhasil kembali memimpin hingga akhirnya finis pertama.

Pedrosa yang merupakan juara tahun lalu harus puas di tempat kedua setelah melewati garis finis lima menit di belakang Stoner. Sementara itu, pembalap Yamaha Factory Racing asal Amerika Serikat, Ben Spies, menghibur publik tuan rumah dengan finis di posisi ketiga.

Ini adalah podium ke-10 yang diraih Stoner musim ini dan hasil itu mengukuhkannya di puncak klasemen pembalap dengan keunggulan 44 poin atas juara bertahan asal Spanyol, Jorge Lorenzo, yang finis di tempat keempat.

Juara GP Belgia 2011 Vettel Renault Red Bull

GP Belgia menunjukkan performa Renault Red Bull masih terbaik.
Selama tiga seri berpuasa dari gelar juara, Sebastian Vettel menuntaskannya dengan kemenangan di Formula 1 GP Belgia (28/8/2011). Kemenangan pembalap handal dari tim Red Bull tersebut diikuti oleh rekan satu timnya, Mark Webber yang mengambil tempat di finish kedua.
Sebastian Vettel memimpin balap Formula 1 GP Belgia dan berhasil menjadi juara
Sebastian Vettel yang memulai start dari pole position langsung ngebut dengan baik. Hingga di pertengahan lap terjadi pergantian posisi paling depan beberapa kali antara Nico Rosberg, Lewis Hamilton, Fernando Alonso kemudian kembali ke Vettel.
Sebastian Vettel merayakan kemenangan usai finish di posisi pertama Formula 1 GP Belgia
Kesialan menimpa Lewis Hamilton saat di lap ke-13, mobilnya bersenggolan dengan Kamui Kobayashi. Akibat insiden tersebut Hamilton terpaksa meminggirkan mobil dan safety car masuk dalam lintasan.
Usai safety car keluar dari lintasan, Vettel langsung berinisiatif jaga jarak dengan pebalap lainnya dibelakang. Strategi berhasil dengan finish paling awal, Vettel pun menang.
Sedangkan Mark Webber yang berselisih waktu 4,2 detik di belakang Vettel akhirnya menyusul masuk finish. Kedua pebalap Red Bull itu meraih podium tertinggi sekaligus, sementara berdiri di podium ketiga adalah Jenson Button.

Wednesday, 17 August 2011

Duel Ketat Lee Chong Wei VS Lin Dan Final Badminton Kejuaraan Dunia 2011

Sejak pertama kalinya turnamen ini di gelar pada tahun 1977, Malaysia ternyata sebagai satu-satunya negara ‘powerhouse’ bulutangkis dunia yang belum sempat mencicipi gelar di turnamen level satu WBF. Tidak hanya Olimpiade, namun di turnamen Kejuaraan Dunia, tahun lalu pasangan ganda Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong berhasi mengukir prestasi tertinggi dengan melenggang ke partai puncak. Namun sayangnya, keduanya harus mengakui ketangguhan Fu Haifeng/ Cai Yun dan membawa pulang gelar runner up.

Tahun ini, giliran Lee Chong Wei yang membuka peluang untuk menciptakan sejarah. Berhasil meniti hingga babak final dan menempati unggulan teratas di turnamen ini, Chong Wei harus kembali bertemu rival lamanya, Lin Dan yang sempat mencatat hattrick dari tahun 2007 hingga 2009. Meskipun dari 23 kali pertemuan keduanya Lin Dan masih unggul 15-8, publik negeri jiran sempat menyimpan asa kepada Chong Wei mengingat pada pertemuan terakhir, Lee mampu memetik kemanangan meyakinkan atas Lin, 21-17, 21-17 di turnamen All England tahun ini.

Di set pertama, pertandingan berlangsung cukup imbang meskipun Chong Wei senantiasa memimpin jalannya perolehan poin. Mendekati angka kritis, Lin Dan beberapa kali mampu menyamakan kedudukan di angka 14 dan berbalik memimpin 16-15. Lima angka beruntun yang dikoleksi Chong Wei mengantarnya pada ‘match point’ 20-16 namun keuletan Lin Dan kembali membuat kedudukan setara 20-20. Beruntung Lee mampu menutup set ini lebih dulu 22-20 dan mempuskan harapan Lin Dan.

Set kedua menjadi milik Lin Dan setelah berhasil mendominasi pertandingan dan unggul jauh 17-10. Berada di atas angin, tunggal terbaik China tersebut akhirnya berhasil memaksakan rubber set dengan memenangkan set ini, 21-14.

Duel terseru yang cukup alot akhirnya tersajii di set penentuan. Dominasi perolehan poin yang dibukukan Lin Dan pada paruh pertama, berhasil dipatahkan oleh Chong Wei untuk balik memimpin hingga kedudukan 16-13. Saling mengejar angka yang lebih intens dengan selisih satu poin dari pertarungan sengit kelas dunia kembali mengundang decak kagum para penonton Wembley Arena hingga kedudukan 19-19.

Chong Wei nyaris menutup set ini dengan kenangan manis ketika dua kali meraih ‘match point’ 20-19 dan 21-20. Namun Lin Dan yang hari ini tampil sempurna dan minim ‘unforced error’ berhasil membalikkan keadaan 22-21. Pengembalian Lee yang gagal melewati net akhirnya berujung pada kemenangan Lin Dan 23-21 sekaligus memastikan mahkotanya yang ke-4 di turnamen ini.

“Suatu kehormatan bisa tampil maksimal dalam pertandingan tadi tapi saya benar-benar merasa kecewa karena tidak mampu menyelesaikannya dengan sempurna,” ungkap Chong Wei yang usai pertandingan langsung meninggalkan arena karena kram yang dialaminya.

“Ini adalah turnamen Kejuaraan Dunia terbaik sepanjang karir saya dan saya sangat menanti untuk kembali ke Wembley pada Olimpiade tahun depan,” pungkasnya kemudian.

Sementara Lin Dan mengakui bahwa set ketiga merupakan pertandingan yang paling emosional, “Set ketiga sangat emosional. Saya harus berjuang keras. Saat mencapai match point, saya hanya berharap bahwa dia akan melakukan kesalahan.”

China Masih Yang Terkuat

Keberhasilan Lin Dan ternyata mampu memotivasi para pebulutangkis negeri tirai bambu lainnya untuk menyapu bersih semua gelar. Wang Yihan (2) akhirnya memupuskan mimpi Cheng Shao Chieh (7) yang menjadi bintang di turnamen ini. Yihan yang lebih unggul dari sisi serangan dan strategi pertandingan akhirnya memetik kemenangan, 21-15, 21-10.

“Saya sudah beberapa kali menghadapi dia (Shao Chieh, red) sebelumnya dan saya tahu dia mampu kembali bangkit sehingga saya harus menampilkan yang terbaik,” papar Yihan.

Fu Haifeng/Cai Yun (1) akhirnya menciptakan ‘hattrick’ di turnamen ini sekaligus mengoleksi gelar ke-4 mereka dengan menyingkirkan ganda Korea, Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong (5), 24-22, 21-16. Kedigjayaan China akhirnya tak terbantahkan ketika di sektor campuran, duet Zhang Nan/Zhao Yunlei (1) mengubur harapan tuan rumah, Chris Adcock/Imogen Bankier, 21-15, 21-7.

“Mereka mengontrol jalannya pertandingan dan hari ini mereka memang tampil lebih baik” ujar Imogen paska pertandingan.

Hal tersebut juga diamini oleh sang partner, Chris Adcok, “Pertandingan ini benar-benar luar biasa. Kita tidak pernah tampil sebaik beberapa hari terakhir namun mereka mampu memaksa kita menyerah. Itulah alasan mereka berada di peringkat satu dunia.”

Di sektor ganda putri yang mempertemukan sesama pasangan China, unggulan teratas Yu Yang/Wang Xiaoli akhirnya menjadi yang terbaik setelah menundukkan Tian Qing/ Zhao Yunlei (5) 22-20, 21-11. Prestasi ini sekaligus mengulang kesuksesan Yu Yang bersama Du Jing tahun lalu.

Aksi sapu bersih China ini merupakan ulangan sejarah yang ketiga kalinya sepanjang perhelatan Kejuaraan Dunia setelah sebelumnya terjadi pada tahun 1987 dan 2010.

Sunday, 14 August 2011

Stoner - Dovioso - Simonceli di podium Moto GP Ceko

Brno - Sebelum balapan MotoGP Republik Ceko, Casey Stoner sempat mengalami masalah dengan motornya. Sampai akhirnya Stoner bisa juara, itu berkat kerja keras yang dia lakukan.

Pada sesi latihan hari Jumat, Stoner dua kali kalah dari rekannya di Repsol Honda, Dani Pedrosa. Meski sempat jadi yang tercepat di sesi latihan ketiga, tapi dia kembali menurun di sesi kualifikasi. Alhasil, dia pun cuma bisa menempati posisi start ketiga.

"Akhir pekan ini sangat, sangat berat buat kami," ucap Stoner .

"Kami berjuang untuk membuat motor bekerja seperti yang kami inginkan dan sampai akhir kualifikasi kami masih melakukannya untuk mendapatkan yang kami inginkan. Kemudian, kami melakukan sesuatu yang berbeda di sesi pemanasan dan motor tak bekerja pada arah yang tepat. Jadi, saya agak khawatir soal seberapa kompetitifnya kami saat balapan," beber Stoner.

Meski menempati posisi ketujuh saat start, Dovizioso nyatanya mampu tampil menawan saat balapan di Sirkuit Brno, Minggu (14/8/2011). Setelah mengalahkan Jorge Lorenzo dan Marco Simoncelli, dia akhirnya finis di posisi runner-up.

Ini merupakan ulangan catatan terbaik Dovi musim ini. Sebelumnya, dia juga jadi runner-up di Le Mans, Silverstone, dan Mugello.

Marco Simoncelli akhirnya merasakan nikmatnya naik podium kelas MotoGP. Pembalap Honda Gresini ini pun menyambut keberhasilannya tersebut dengan suka cita.

Podium perdana itu didapat Simoncelli setelah dia finis ketiga dalam balapan MotoGP Republik Ceko, Minggu (14/8/2011). Bahkan, dia sempat berpeluang jadi runner-up sebelum akhirnya kalah bertarung dengan Andrea Dovizioso.

Selama berkarier di kelas MotoGP, inilah pertama kalinya Simoncelli naik podium. Pada seri-seri sebelumnya musim ini, dia sebenarnya sempat punya kans naik podium, tapi dewi fortuna belum menaunginya.

Wednesday, 3 August 2011

Hasil Undian Pra Piala Dunia 2014 di Brazil Zona Asia

Indonesia menjadi salah satu penghuni grup terakhir putaran ketiga Pra-Piala Dunia 2014 zona Asia yang telah berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, 30 Juli 2011.

Sukses mengalahkan Turkmenistan 4-3 di putaran kedua leg kedua Pra Piala Dunia 2012, Kamis 28 Juli, 2011, menjadikan Indonesia lolos melaju ke putaran tiga dengan agregat 5-4. Dalam putaran ketiga Indonesia menjadi salah satu penghuni grup terbawah.

Merah Putih bergabung dengan tim di pot 4 terakhir atau satu grup dengan Korea Utara, Thailand, Singapura dan Lebanon. Penempatan di setiap grup berdasarkan peringkat FIFA terbaru yang dirilis pada 27 Juli lalu. Indonesia yang berada di peringkat FIFA 137 tepat di atas Lebanon (159 FIFA).

Dibawah ini hasil lengkap pengundian putaran 3 pra piala dunia 2014 brasil.

Hasil  Undian Pra Piala 2014 World CupZona Asian :
Grup A:
China,
Yordania,
Irak,
Singapura

Grup B:
Korea
Selatan,
Kuwait,
Uni Emirat Arab,
Lebanon

Grup C:
Jepang,
Uzbekistan,
Suriah,
Korea Utara

Grup D:
Australia,
Arab Saudi,
Oman,
Thailand

Grup E:
Iran,
Qatar,
Bahrain,
Indonesia