Monday, 26 September 2011

Langkah Bona Ahsan Terhenti di Final Badminton Japan 2011

Bona-Ahsan mampu mengimbangi permainan pasangan China itu pada awal game pertama namun akhirnya tertinggal setelah beberapa kali melakukan kesalahan sendiri, sebelum menyerah 13-21.

"Game pertama kami kurang berani dan sedikit memperoleh kesempatan menyerang," kata Bona yang selanjutnya akan mengikuti kejuaraan Indonesia Terbuka Grand Prix Gold di Samarinda.

Game kedua berlangsung lebih ketat ketika Bona-Ahsan yang saat ini berperingkat enam dunia, mampu mengimbangi permainan hingga kedudukan 20-20, meskipun Bona sempat mengalami gangguan pada punggungnya.

Saat memimpin 18-16, Bona mendapat semprotan penghilang rasa sakit pada punggungnya sebelum melanjutkan pertandingan. "Punggung saya agak sakit, kalau menunduk sakit," kata Bona mengenai punggung yang baru dirasakannya dalam pertandingan tersebut.

Pasangan China langsung mengumpulkan tiga angka untuk berbalik memimpin, namun pasangan Indonesia berhasil mengejar hingga 20-20. Fu-Cai akhirnya keluar sebagai pemenang ketika pengembalian bola dari Ahsan jatuh di luar bidang lapangan.

Pemain tunggal putra Chen Long secara mengejutkan berhasil menundukkan pemain nomor satu dunia Lee Chong Wei dari Malaysia.

Unggulan keempat Chen Long --yang maju ke final dengan kemenangan tanpa tanding setelah lawannya di semifinal, rekan senegaranya Lin Dan yang menjadi unggulan kedua mundur-- menang 21-8, 10-21, 21-19 dalam satu jam 13 menit.

Gelar tunggal putri diperoleh unggulan pertama Wang Yihan yang menang atas unggulan delapan asal Jerman Juliane Schenk 21-16, 21-14.

Adapun gelar ganda putri diperoleh pasangan Bao Yixin-Zhong Qianxin yang bangkit dari kehilangan game pembuka untuk mengalahkan pasangan Taiwan Cheng Wen Hsing-Chien Yu Chin 13-21, 25-23, 21-12.

Sunday, 25 September 2011

Vettel RedBull Cepat Tak Tertandingi Singapore GP 2011

Singapore - Minggu 25/9/2011 Red Bull Sebastian Vettel menaklukkan sirkuit Singapura, tetapi harus menunggu satu perlombaan untuk merebut gelar juara dunia Formula Satu

Jenson Button dari Inggris posisi kedua dan Mark Webber, rekan setim Vettel, di tempat ketiga.

Prestasi di Grand Prix Jepang akan memjadi moment selangkah menuju Juara Dunia pada 9 Oktober 2011, di mana ia hanya membutuhkan satu kemenangan, setelah jadi yang tercepat di Singapura Marina Bay sirkuit jalan raya

Wednesday, 21 September 2011

Generasi Juara Badminton Indonesia Era Tahun 2009 - Sekarang

Banyaknya peluang untuk mencetak prestasi dalam bentuk kejuaraan bulu tangkis tingkat nasional maupun internasional menjadi salah satu keyakinan Icuk Sugiarto bahwa akan ada banyak bibit atlet berprestasi bermunculan. Dan pada akhirnya bulutangkis Indonesia bisa bangkit dan maju.
Harapan legendaris bulutangkis Indonesia, Icuk Sugiarto. Ayah 3 anak ini sangat berharap atlet Indonesia khususnya di cabang olahraga bulutangkis bisa menjamur sekaligus menghasilkan segudang prestasi yang sangat luar biasa.
"Sejak dulu, saat-saat membela nama bangsa, saya selalu melihat ke podium penonton dan membayangkan akan ada beberapa bibit-bibit atlet bulutangkis Indonesia yang berbakat yang akan menggantikan saya mengharumkan nama bangsa ini," kata Icuk Sugiarto di sela-sela syukuran bersama puluhan anak yatim piatu dalam rangka keberhasilan putra keduanya, Tommy Sugiarto meraih juara tunggal di ajang Taiwan Terbuka Grand Prix Gold di kediamannya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
Selain itu banyak harapan bagi generasi muda bulutangkis Indonesia untuk semakin berprestasi.

Peringkat Atlit Badminton Indonesia Versi BWF per 1 Juni 2011 :
Tunggal Putra :
4. Taufik Hidayat
12. Simon Santoso
21. Dionysius Hayom Rumbaka
23. Tommy Sugiarto
30. Alamsyah Yunus (-1)
34. Sony Dwi Kuncoro
74. Andre Kurniawan Tedjono
91. Indra Bagus Ade Chandra (+4)
144. Ari Trisnanto (+1)
153. Arief Gifar Ramadhan (+1)
157. Evert Sukamta
177. Adnan Fauzi (+2)
200. Riyanto Subagja
Tunggal Putri :
31. Maria Febe Kusumastuti
33. Adrianti Firdasari
34. Aprilia Yuswandari
35. Lindaweni Fanetri
48. Fransiska Ratnasari (-1)
54. Ana Rovita
99. Maria Kristin Yulianti
118. Bellaetrix Manuputty (+1)
120. Rosaria Yusfin Pungkasari (+1)
147. Desi Hera (+1)
158. Febby Angguni (-1)
169. Renna Suwarno (-1)
171. Maria Elfira Christina
195. Maziyyah Nadhir (-1)
199. Rizky Amelia Pradipta
Ganda Putra:
7. Markis Kido/Hendra Setiawan
8. Ahsan Mohammad/Bona Septano
10. Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan
35. Angga Pratama/Rian agung Saputra
41. Yohanes rendy Sugiarto/ Afiat Yuris Wiawan
50. Luluk Hadiyanto/ Candra Wijaya
65. Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki
66. Fernando Kurniawan/Wifki Windarto
67. Robert Blair/Flandi Limpele
74. Rahmanto Agripina Prima/ Suwardi Ricky Karanda (-1)
85. Anhar Andika/Hendra Setyo Nugroho
86. Andrei Adistia/Adianto Rahmat
88. Berry Angriawan/Muhammad Ulinnuha
102. Joko Riyadi/Uki kasah Yoga[SIN]
109. Gideon Markus Fernaldi/Christopher Rusdianto
111. Didit Juang/Seiko Wahyu Kusdianto
118. Rizki Yanu K/Albert Saputra (-1)
121. Dandi Prabudita/Jones Ralfi Jansen (-1)
135. Flandi Limpele/simon Mollyhus (-1)
142. Gert Kunka [EST]/Andi Hartono Tandaputra (-26)
151. Imam Sodikin Irawan/Joel Johanssen-Berg [SWE]
174. Jordan Praveen/Rianto Rangga Yave (+1)
Ganda Putri :
5. Greysia Polii/Meiliana Jauhari
30. Vita Marissa/Nadya Melati
33. Della Destiara Haris/Suci Rizky Andini
38. Anneke Feinya Agustin/ Anisa Wahyuni
44. Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah
53. Shendy Puspa Irawati/Nitya Krihsinda Maheswari
67. Dewi Komala/Keshya Nurvita Hanadia (-1)
68. Dwi Agustiawati/Ayu Rahmasari (-1)
70. Vita Marissa/Saralee Thoungtongkam [THA] (-1)
75. Lita Nurlita/Saralee Thoungtongkam[THA] (-1)
81. Nitya Krihsinda Maheswari/Anneke Feinya Agustin (-1)
89. Jenna Gozali/Aprilsasi Putri Lejarsar Variella
131. Pia Zebadiah Bernadet/Debby Susanto (-1)
136. Dewi Komala/Suci Rizki Andini (-1)
138. Jenna Gozali/Dewi Komala (-1)
142. Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari
158. Andreani Ratnasari/Maya Rosita (-1)
180. Ery Oktaviani Andrayana/Ni Made Claudia Ayu Wijaya (+1)
198. Nadia Melati/Devi Tika Permatasari
Ganda Campuran :
4. Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir
10. Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa
11. Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet
18. Muhammad Rijal/Debby Susanto
30. Nova Widianto/Liliyana Natsir (-1)
32. Markis Kido/Lita Nurlita
37. Hendra Setiawan/Anastasia Russkikh
39. Nova Widianto/Vita Marisa
60. Okvana Viki Indra/Gustiani Sari Megawati (+1)
78. Tri Kusumawardhana/Nadya Melati
80. Muhammad Rizky Delynugraha/Richi Dili Puspita
97. Arfan Fadhilah/Weni Anggraini
108. Hendra Mulyono/Ayu Rahmasari (+2)
132. Tontowi Ahmad/Greysia Polii (+2)

Sunday, 18 September 2011

Stadiun Old Traford Jadi Saksi Bisu Kemenangan MU vs Chelsea ( 3-1 )

Inggris , Minggu 18/9/2011.
Hasil pertandingan MU vs Chelsea adalah kemenangan Red Devils dengan skor 3:1. Pertandingan diawali dengan serangan demi serangan  kedua tim. Serangan kedua Club papan atas negeri Inggris ini cukup silih berganti ,juga dilancarkan Fernando Torres dan Ramires di kubu Chelsea dan wayne Rooney, Asley Young, dan Javier Hernandez.

MU membuka kemenangan dimenit ke 8 lewat tandukan Cris Smalling yang menerima umpan Crossing Asley Young. Luiz Nani menggandakan kedudukan di menit ke 37 lewat tendangan kerasnya dari luar kotak penalti. Skor 2:0 untuk MU. Di akhir babak pertama, Giliran Wayne Rooney mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima bola rebound dari tendangan Asley Young.

Pertandingan babak kedua baru berjalan semenit, Fernando Torres mencetak gol pertamanya musim ini setelah mengelabui kiper MU, David De . Torres menyontek bola ke sektor kiri gawang David De setelah menerima umpan terukur Nikolas Anelka.

Dengan hasil ini, MU memimpin puncak klasemen sementara liga inggris 2011/2012 dengan poin 15. Disaat yang bersamaan, Manchester City bermain imbang di kandang Fulham

Floyd Mayweather Jr KO Victor Ortiz

Minggu (18/9/2011). Las Vegas - USA

Mayweather Jr. meng-KO Victor Ortiz untuk merebut gelar WBC kelas welter.
Ini menunjukkan pukulan Mayweather masih cukup akurat dan masih keras walau cara laga yang dengan KO dianggap kontroversial dengan keributan yang terjadi di sekitar ring.


"Saya memukulnya dengan hook kiri, dan tangan kanan yang mengakhiri pertarungan. Itulah tinju di atas ring semua bisa terjadi ," kata si petinju berusia 34 tahun ini.

Dengan kemenangan ini, Mayweather tercatat delapan kali merebut gelar juara dunia dan meningkatkan rekor tak terkalahkannya menjadi 42-0 dengan 26 kali lewat kemenangan KO.

Pertarungan antara Mayweather dan Ortiz diwarnai kontroversial, setelah Ortiz tampak sengaja menanduk petinju Amerika Serikat itu. Namun, setelah dipisahkan wasit, dan kembali bertarung, Mayweather langsung melepaskan pukulan hook kiri dengan kombinasi tangan kanan yang membuat petinju Meksiko itu tersungkur.
Akan lebih seru Jika Duel Amir khan vs Mayweather segera dilaksanakan.
Siapa pemenannya ?

Stoner Tak Terbendung di Aragon 2011

Pembalap Australia dari tim Repsol Honda itu menang di balapan MotoGP Aragon, Minggu (18/9/2011).
Hasil di Aragon menunjukkan bahwa Stoner masih yang terbaik , terbukti dengan finish jauh lebih cepat dari Pedrosa maupun Lorenzo
Mencatat waktu 42 menit 17,427 detik, Stoner membuktikan dominasinya karena meninggalkan dua pembalap terdekatnya cukup jauh.
Ini adalah kemenangan kedelapan Stoner dari 14 seri yang telah tergelar di musim ini, dan kompetisi tersisa empat seri lagi. Ia juga menyumbangkan kemenangan ke-100 bagi tim Repsol Honda di level tertinggi Grand Prix motor.

Ia semakin ber peluang menjadi juara dunia -- mengulang suksesnya di musim 2007 -- semakin tak terbendung. Selisihnya dengan Lorenzo yang sementara di peringkat kedua, sudah 44 poin.

Stoner sempat didahului Pedrosa saat start, lalu Ben Spiesmaju di tikungan pertama. Tapi di akhir lap Stoner mampu mengalahkan dua rivalnya itu dan mulai memimpin lomba sampai menyentuh garis finis.

Lorenzo, yang menang di seri sebelumnya San Marino, paling tidak masih berhasil mendapatkan podium dan memberikannya untuk Yamaha. Marco Simoncelli berhasil menyodok Spies di lap-lap terakhir dan merebut tempat keempat.


Insiden yang menarik terjadi saat balapan dimulai, ketika Karel Abraham terlempar dari motornya Cardion AB Ducati-nya, dan langsung out. Efek kecelakaan itu adalah Randy de Puniet harus keluar jalur juga.

Andrea Dovizioso menjadi pembalap kedua yang out setelah ia terjatuh sendiri di beberapa tikungan setelah insiden Abraham. Di lap 16, tabrakan di antara Loris Capirossi dan Toni Elias membuat keduanya harus menyudahi balapan lebih awal.
1STONER C.Repsol Honda TeamLap 23
2PEDROSA D.Repsol Honda Team+8.162
3LORENZO J.Yamaha Factory Racing+14.209
4SIMONCELLI M.San Carlo Honda Gresini+20.646
5SPIES B.Yamaha Factory Racing+27.739
6BAUTISTA A.Rizla Suzuki MotoGP+30.373
7HAYDEN N.Ducati Team+34.288
8BARBERA H.Mapfre Aspar Team MotoGP+37.305
9CRUTCHLOW C.Monster Yamaha Tech 3+39.652
10ROSSI V.Ducati Team+39.832
11AOYAMA H.San Carlo Honda Gresini+39.997
12DE PUNIET R.Pramac Racing Team+54.717
13EDWARDS C.Monster Yamaha Tech 3+58.43

Sunday, 11 September 2011

Vettel Renault Redbull Juara di Formula 1 Monza 2011


Di Sirkuit Monza Italia , kembali Vettel Red Bull Renault terus memimpin dan terbukti hingga akhir finish di tempat pertama sisusul Jenson Button dan Alonso.

Walaupun dalam start awal ada beberapa yang mengalami tabrakan , sehingga beberapa pembalap ada yang diuntungkan dan dapat melaju dengan cepat.
Dengan menempati tempat pertama , kemungkinan untuk menjadi Juara Dunia 2011 semakin menjadi tinggal selangkah lagi.

Tomy Sugiarto Juara Tunggal Putra Bulutangkis Taiwan 2011

Putra dari pebulutangkis legendaris Indonesia, Icuk Sugiarto ini berhasil menyelamatkan Indonesia setelah mengalahkan wakil Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk pada partai puncak yang dimainkan di Sinjhuang Stadium, Minggu (11/9/2011).

Tommy yang menempati peringkat 21 dunia, tampil cukup percaya diri di game pertama. Namun, Tommy tak lantas bisa menang dengan mudah. Pasalnya, Saensomboonsuk yang menempati urutan 45 rangking dunia versi BWF, tampil ngotot dan mampu memberikan perlawanan, sehingga memaksa Tommy memainkan tiga game untuk meraih gelar juara.
Sukses Tommy ini menjadi pelepas dahaga tim bulutangkis Indonesia yang sebelumnya berpotensi meraih tiga gelar juara. Sayang, dua nomor lain yakni ganda campuran dan ganda putri gagal menang di final.
Di awal game pertama misalnya, Tommy sempat tertinggal 3-7. Namun, pebulutangkis kelahiran Jakarta, 23 tahun silam ini tak lantas drop. Tommy justru bangkit dan berhasil merebut tujuh angka beruntun untuk membalikkan kedudukan menjadi 10-7, untuk kemudian menutup game pertama dengan 21-15.

Pertarungan kedua pemain muda ini semakin sengit memasuki game kedua. Sempat bertarung ketat hingga kedudukan 10-9, Tommy lengah sehingga Saensomboonsuk berhasil enam poin beruntun untuk unggul 15-10. Sampai di sini, Tommy tak lagi mampu mengejar perolehan poin Saensomboonsuk dan menyerah 15-21.

Tuesday, 6 September 2011

Indonesia Harus Mengakui Bahrain ( 0 - 2 )

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Tim Bahrain dengan skor 0 – 2.
Walau dibabak awal Boas , Gonzales dkk mampu menyerang ke Tim lawan, begitu babak kedua dimulai , tim Bahrain semakin agresif dan tercipta gol tak terhindar.
Kemudian ditengah bertandingan berlangsung wasit asal Korea menghentikan pertandingan karena ulah penonton yang membunyikan petasan dan kembang api.
Beberapa petinggi PSSI sibuk menenangkan supporter , bahkan ketua PSSI berkeliling Stadion untuk menenangkan supporter.
.
AFC saat ini telah melarang dengan tegas masuknya petasan dan kembang api ke dalam stadion saat pertandingan berlangsung. Jika melanggar maka akan mendapatkan sanksi denda kurang lebih Rp8,5 miliar atau satu kali pertandingan tanpa penonton.
Menurutnya, meski sanksi belum dijatuhkan, pihaknya telah mempersiapkan diri jika federasi sepak bola Asia itu memberikan sanksi kepada PSSI terutama jika diberikan sanksi pertandingan tanpa penonton.
Jika sanksi tegas berupa pertandingan tanpa penonton akan diberikan oleh AFC kepada PSSI maka pertandingan melawan Qatar pada Pra Piala Dunia 2014, 11 Oktober akan lebih berat.

                                        Video Indonesia vs Bahrain ( 0-2 ) Pra Piala Dunia 2014

Monday, 5 September 2011

Indonesia Masih Berpeluang Walau Kalah Dengan Iran

                                          Iran vs Indonesia ( 3-0 )  Pra Piala Dunia 2014

Iran memang salah satu Tim Terkuat di Group ini , tapi Tim pelatih harus mengevaluasi dari hasil pertandingan tersebut.
Beberapa hal yang harus diperkuat adalah barisan belakang yang sewaktu waktu mendapat serangan balasan.

Selain itu tim pelatih harus menempatkan beberapa pemain sebagai play maker ( pengarah bola). Di posisi ini kemungkinan bisa diisi oleh Nasuha yang mempunyai kekuatan pada kaki kanan dan kiri.

Hal ini kita teringat kesebelan Belanda yang mempunyai Rudd Gulid sebagai play maker yang menjadikan Tim Belanda juara Dunia.

Lorenzo Tercepat Di San Marino 2011

Kemenangan Jorge Lorenzo kali ini merupakan kemenangan ketiga di musim balap MotoGP kali ini. Sang rider Yamaha Factory Racing tersebut berhasil melakukan start dengan baik dan langsung mengungguli Casey Stoner yang berada di pole position. Lorenzo sukses menyudahi lap pertama di posisi terdepan, hingga di lap-lap berikutnya Lorenzo kian tak terkejar oleh Stoner.
Pebalap Repsol Honda lainnya, Dani Pedrosa agresif dan berusaha mendahului, Pedrosa bersabar dengan menempel ketat dua pebalap cepat, Lorenzo dan Stoner. Hingga akhirnya di lap-lap akhir Pedrosa berhasil mengungguli Stoner dan finish di posisi kedua.
Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa finish di posisi kedua MotoGP San Marino
Casey Stoner yang memulai start dari pole position tampak kewalahan mengejar langkah Lorenzo. Dani Pedrosa melenggang kedepan Stoner di lap akhir. Stoner hanya mampu finish di posisi ketiga.
Perebutan posisi keempat sangat seru oleh Marco Simoncelli, Andrea Dovizioso dan Ben Spies. Ketiganya saling adu cepat berebut posisi keempat. Setelah beberapa kali pergantian posisi, akhirnya Simoncelli mengakhiri dengan finish lebih cepat 0,37 detik daripada Andrea Dovizioso. Simoncelli posisi keempat, Dovizioso masuk finish kelima dan Ben Spies finish di urutan keenam.


Hasil Balapan MotoGP San Marino:

1. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 44m 11.877s
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda 44m 19.176s
3. Casey Stoner AUS Repsol Honda 44m 23.844s
4. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 44m 29.230s
5. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda 44m 29.267s
6. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 44m 29.969s
7. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro 44m 35.580s
8. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki 44m 42.555s
9. Hector Barbera ESP Mapfre Aspar 44m 49.379s
10. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 44m 49.597s
11. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 44m 51.425s
12. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 44m 52.383s
13. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 45m 5.226s
14. Randy de Puniet FRA Pramac Racing 45m 14.243s
15. Toni Elias ESP LCR Honda 45m 32.033s